AdvDPRD PPU

Kesulitan Anggaran, Anggota DPRD PPU Sebut Pembangunan Pelabuhan Butuh Bantuan Pemerintah Pusat

Pelabuhan Benua Taka Milik Pemkab PPU Yang Berada dI Keluraha Bulukminung teguh | Timur Media | Referensi Baru

TimurMedia, Penajam – Pembangunan Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sampai saat masih belum memadai sebab, infrastruktur sisi darat Pelabuhan Benuo Taka belum terbangun. Selain itu, untuk di sisi laut masih memerlukan pengembangan dermaga. Keterbatsan Anggaran menjadi tidak tuntasnya pembangunan pelabuhan tersebut.

Untuk menuntaskan pembangunan itu, Anggota DPRD PPU Dapil Penajam Syarifuddin HR berharap dan meminta, kepada pemerintah pusat agar turun tangan membangun Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam.

Terlebih sambung Syarifuddin, dengan adanya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kecamatan Sepaku, PPU, peran serta pemerintah untuk menuntaskan pembangunan pelabuhan sangat diperlukan karena, diharapkan pelabuhan milik Pemkab PPU ini dapat melayani bongkar muat material pembangunan IKN Nusantara yang disuplai dari luar pulau.

“Pemindahan IKN ke PPU, kami berharap pemerintah pusat turut bertanggung jawab atau mengucurkan anggaran untuk pembangunan Pelabuhan Benuo Taka. Kita berkeinginan, pelabuhan ini dibangun dengan skala besar dan dapat men-support pembangunan IKN,” kata Syarifuddin, Rabu 30 Maret 2022.

Pelabuhan yang berada di Kawasan Industri Buluminung (KIB) ini belum memiliki gedung layanan serta fasilitas pendukung lainnya. Pembangunan tangki penampungan Clude Palm Oil (CPO) di sisi darat pelabuhan yang direncanakan pemerintah daerah belum terwujud karena, membutuhkan anggaran yang cukup besar. Sementara APBD PPU sangat terbatas. Sehingga membutuhkan dukungan anggatan dari pemerintah pusat.

“Kalau mengandalkan APBD membangun sisi darat pasti kewalahan. Apalagi, membangun sisi lautnya. Karena itu, kami membutuhkan bantuan anggaran dari pusat,” pungkasnya. (Adv/TH)

 

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button