DPRD Bontang

Kata Legislator soal Batalnya Proyek Strategis Pemerintah Pusat di Kota Bontang (2-Habis)

Proyek strategis nasional atau PSN di Kota Bontang –pembangunan kilang minyak baru (grass root refinery/GRR)– memberikan asa bagi peningkatan ekonomi yang masif di Kota Taman.

TIMURMEDIA – Dalam rencananya, kilang minyak baru di Kota Bontang dibangun untuk kapasitas produksi bahan bakar –minimal– 300 ribu barel per hari. Hasil produksi kilang minyak tersebut akan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri.

Wacana pembangunan kilang minyak Kota Bontang memang berawal dari masalah kebutuhan bahan bakar dan upaya pencapaian ketahanan energi dalam negeri.

Kombinasi grass root refinery dan refinery development master plan (RDMP) atau revitalisasi kilang lama –dalam hal ini, RDMP kilang Balikpapan– dibutuhkan untuk meningkatkan penyediaan minyak mentah dan bahan bakar di Indonesia sehingga dapat menurunkan ketergantungan pada impor.

Meski batal ditengah jalan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang masih optimistis PSN ini bisa dilanjutkan.

Fai tn | Timur Media | Referensi Baru

Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris menyampaikan, “Saat ini Pemerintah Kota Bontang dan DPRD Kota Bontang serius membuat regulasi.”

Menurut Agus Haris, regulasi itu berwujud Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Induk Strategis Pariwisata Kota Bontang dan Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang. “Ini adalah langkah untuk peningkatan ekonomi masyarakat Bontang,” ungkapnya.

Menurut politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, PSN tersebut memberikan multiefek. Misalnya, percepatan pembangunan jangka panjang dan menengah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang.

“Kami apresiasi Pemerintah Pusat untuk percepatan pembangunan. Tentunya harus ada sinergi program dengan Pemerintah Kota Bontang untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bontang,” jelasnya.

Untuk informasi, nilai investasi pembangunan kilang minyak baru di Kota Bontang sebesar Rp 197,58 triliun dengan skema pendanaan PT Pertamina (Persero) dengan kerja sama swasta. (fa/ads)

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button