Jalan Provinsi Kutim-Berau Disebut Tak Laik Dilintasi

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kabupaten Berau, dianggap udah tidak laik untuk dilintasi. Baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Sya’diah, saat menanggai rencana pelaksanaan proyek pembangunan jalan dari dan menuju di Sungai Nibung, Desa Pelawan hingga simpang kilometer 46 Kecamatan Biatan –Kabupaten Berau.

“Jalan saat ini sudah tidak laik dilalui. Kalau musim hujan sering becek, berdebu, hingga rawan menyesatkan pengendara ke areal perkebunan,” akunya, saat ditemui di Gedung E, Kantor DPRD Kaltim, belum lama ini.

“Mumpung baru dibangun, jalurnya harus diluruskan agar benar-benar menjadi jalan besar yang nyaman dilalui, meski bukan jalan tol,” timpal Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Berau, Kabupaten Kutim, dan Kota Bontang ini.

Menurut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut, Komisi III DPRD Kaltim dipastikan akan mengawal pelaksanaan proyek yang masuk dalam program prioritas Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Kami di Komisi III DPRD Kaltim akan terus mengawal pengerjaan proyek ini. Tujuannya agar selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kutim maupun Berau,” tutup Syarifatul Sya’diah. (tm/adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page