Jaga Ketahanan Pangan, PPU Siapkan Bantuan Beras hingga Akhir Tahun

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menyiapkan rencana penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) hingga akhir 2026. Bantuan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU Mulyono mengatakan, bantuan pangan tersebut direncanakan kembali disalurkan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026.
Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebanyak 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, jika terealisasi penuh, masing-masing keluarga akan menerima total 30 kilogram beras selama tiga bulan.
“Kemungkinan bantuan pangan itu akan ada lagi untuk tiga bulan, Oktober, November dan Desember,” kata Mulyono.
Menurutnya, bantuan pangan pada periode kali ini direncanakan hanya berupa beras. Skema tersebut berbeda dengan penyaluran sebelumnya yang juga mencakup minyak goreng.
“Kali ini hanya beras sebanyak 10 kilogram setiap kepala keluarga di setiap bulannya selama tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Di sisi lain, DKP PPU terus memantau kondisi pangan di daerah untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga. Pemantauan dilakukan terhadap harga, stok dan pasokan, termasuk kondisi beras di tingkat penggilingan.
Mulyono menyebut survei harga dan pemeriksaan stok dilakukan secara rutin. Pemerintah juga memperhatikan penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog yang saat ini diperkirakan berada pada kisaran 30 hingga 50 persen dari produksi gabah.
“Kita juga memantau harga, stok dan juga di penggilingan. Gabah yang tidak diserap Bulog dan masih tersimpan di penggilingan dijual ke pasaran,” jelasnya.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi riil pasokan pangan di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi perubahan harga dan ketersediaan beras. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dan kondisi produksi petani dapat terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Rencana bantuan beras hingga Desember tersebut masih menunggu kepastian jadwal dan alokasi. Namun, Pemkab PPU melalui DKP memastikan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan pangan tetap dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah. (ADV)