Jadi Salah Satu Proyek Prioritas, Dishub PPU Pastikan Renovasi Pelabuhan Penajam Berjalan Lancar

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mempercepat proses renovasi Pelabuhan Speed dan Klotok Penajam.
Dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Alimuddin, bahwa proyek ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Sebab akan menjadi sebuah peningkatkan konektivitas antar wilayah, terutama dengan Kota Balikpapan. Selain itu juga membangun infrastruktur agar memberikan kenyamaan kepada masyarakat yang menggunakan jasa pelabuhan tersebut.
“Semoga tidak kendala dalam proses pembangunan, terutama terkait lahan,” kata Alimuddin, (12/03/2025).
Pihaknya sambung Alimuddin, akan memastikan rencana renovasi ini berjalan lancar. Meski, sebelumnya memang ada pembahasan mengenai penggunaan lahan milik warga, tetapi hal tersebut sudah diklarifikasi dan tidak menjadi hambatan berarti.
“Sebelumnya ada pembahasan mengenai penggunaan lahan milik salah satu warga, hal tersebut tidak menjadi kendala yang berarti,” beber Alimuddin.
Diketahui, Pemkab PPU Fokuskan Pembangunan ke Dermaga Speedboat. Dalam proyek renovasi ini, fokus utama adalah pembangunan dermaga khusus speedboat.Pengembangan dermaga ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transportasi laut antara Penajam dan Balikpapan, yang merupakan jalur penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Setelah pembangunan dermaga speedboat selesai, pengelolaannya akan diintegrasikan dengan sistem Pelabuhan Balikpapan. Dengan integrasi tersebut, diharapkan layanan transportasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta sektor ekonomi di PPU.
“Target kami pada 2026 proyek ini bisa didorong lebih lanjut. Dengan demikian, tidak ada lagi hambatan dalam pengembangan pelabuhan, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang lebih baik,” ucapnya.
Renovasi Pelabuhan Speed dan Klotok Penajam menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya fasilitas yang lebih modern dan terintegrasi, aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat diprediksi akan meningkat, sehingga berdampak positif pada pembangunan Kabupaten PPU secara keseluruhan. (ADV)