Ishaq Rahman Soroti Dampak Negatif PHK Sepihak

Timur Media, Penajam – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ishaq Rahman, mengingatkan perusahaan di wilayahnya agar tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sembarangan karena bisa berdampak buruk pada masyarakat lokal. Ia menekankan bahwa PHK sepihak akan membawa beban sosial yang berat bagi keluarga pekerja dan lingkungan sekitar.

“PHK yang dilakukan tanpa aturan jelas tidak hanya merugikan individu pekerja, tetapi juga keluarga dan lingkungan tempat mereka tinggal,” ujar Ishaq.

Menurut Ishaq, pemberhentian karyawan secara mendadak dapat memicu masalah sosial seperti meningkatnya angka pengangguran, kemiskinan, dan tekanan psikologis bagi mereka yang terkena PHK. Hal ini akan berdampak pada kualitas hidup masyarakat secara luas.

“Ketika pekerja kehilangan penghasilan tanpa persiapan, keluarga mereka akan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Ini bisa menjadi masalah sosial jangka panjang,” lanjutnya.

Politisi yang juga aktif di bidang sosial ini mengajak seluruh perusahaan untuk bertanggung jawab sosial dan mempertimbangkan dampak luas sebelum mengambil keputusan PHK.

“Perusahaan harus memahami peran mereka sebagai bagian dari lingkungan dan ikut menjaga kesejahteraan masyarakat,” tegas Ishaq.

Ia juga menyarankan agar perusahaan melakukan pendekatan restrukturisasi yang humanis, termasuk memberikan pelatihan kerja ulang (retraining) dan mencari solusi alternatif sebelum sampai pada keputusan PHK.

Selain itu, Ishaq mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan program-program sosial dan pelatihan bagi pekerja yang terdampak PHK agar bisa kembali produktif dan berkontribusi pada perekonomian lokal.

“Pemerintah harus hadir sebagai fasilitator yang membantu pekerja terdampak agar tidak terjebak dalam kondisi sulit,” katanya. (ADV)

 

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page