Ini Dua Wilayah yang Disiapkan Lumbung Pangan di Kaltim

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hartono Basuki, menyebut ada ua wilayah utama pengembangan lumbung pangan di Benua Etam. Yakni 18 ribu hektare di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan 12 ribu hektare di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Total 30 ribu hektare ini bahkan melampaui permintaan Kementerian Pertanian (Kementan) yang hanya meminta pembukaan minimal 20 ribu hektare.
Makanya, ia juga menyoroti peran generasi muda melalui kehadiran petani milenial. “Semangat baru dan inovasi digital dari kaum muda sangat dibutuhkan,” ucapnya.
Ia menilai organisasi seperti Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bisa menjadi penghubung penting antara petani dan pembuat kebijakan. “Kalau mau benar-benar mandiri dalam pangan, kita harus serius,” ujarnya.
“Kementan bersama Pemprov (Pemerintah Provinsi, Red.) Kaltim menargetkan enam bulan untuk swasembada. Itu butuh kerja keras semua pihak,” timpal Hartono Basuki.
Meski sudah ada perda perlindungan lahan pertanian, Hartono Basuki mengingatkan alih fungsi lahan masih marak. Minimnya dukungan juga membuat sebagian petani beralih profesi.
“Jangan sampai petani frustasi. Justru kita harus bangga jadi petani karena semua orang hidup dari kerja keras mereka,” tandasnya. (tm/adv)