Industri Hilir Punya Potensi Nilai Tambah Kaltim

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) diminta untuk mengembangkan industri hilir dari berbagai sumber daya alam yang ada di provinsi tersebut, seperti sawit, batubara, gas, dan minyak bumi.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru di Kaltim. Permintaan ini disampaikan oleh Hasanuddin Mas’ud, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.

Menurutnya, industri hilir akan memberi nilai tambah bagi sumber daya alam Kaltim yang selama ini hanya diekspor dalam bentuk mentah. “Kita harus memanfaatkan sumber daya alam kita dengan baik. Jangan hanya jual mentah, tapi olah menjadi produk yang lebih bernilai,” katanya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung industri hilir, seperti jalan dan pelabuhan.

Ia juga meminta Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Maloy dan Kariangau yang masih terkendala pasokan listrik dan air.

“Kaltim punya anggaran APBD (Anggaran Pendapatan an Belanja Daerah, Red.) yang besar. Harusnya bisa dipakai untuk mengatasi masalah infrastruktur dan pertanian,” ujarnya.

Selain itu, Hasanuddin Mas’ud juga menginginkan peran masyarakat lokal yang lebih besar dalam pengelolaan sumber daya alam Kaltim, khususnya sektor kelautan dan budaya. Ia mengkritik adanya kegiatan yang hanya menguntungkan segelintir orang dan merugikan masyarakat banyak. (tm/adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page