Penajam Paser Utara

Hari Jadi PPU Cerminkan NKRI

Upacara Menggunakan Pakaian Adat Nusantar dan Penampilan Tarian Kolosan Nusantara

Reporter : Teguh. H | Editor : Faisal. R

TimurMedia, Penajam– Cerminkan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI yang beragam suku bangsa, peringatan hari jadi Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ke-18, Rabu 11/3 kemaren. Dimeriahkan oleh berbagai macam tarian daerah atau tradisional yang dikemas dalam tari kolosal nusantara.

“Tari massal nusantara itu cerminan NKRI,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud, ketika ditemui usai memimpin upacara peringatan hari ulang tahun kabupaten.

Tari kolosal nusantara yang ditampilkan lanjutnya, gambaran di Benuo Taka yang terdiri dari berbagai suku dan adat istiadat, dan merupakan cerminan keberagaman budaya yang ada di Penajam Paser Utara.

AGM (sapaan akrab Bupati Penajam Paser Utara) juga menambahkan, Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan miniatur NKRI, sebab masyarakat yang berdomisili di wilayah Penajam Paser Utara memiliki identitas dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ada warga asli Paser, Dayak, Banjar, Bugis, Toraja, Padang, Aceh, Papua, serta juga ada yang dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat, Batak dan beberapa suku lainnya,” ucap AGM

Penajam Paser Utara atau Benua Taka jelas AGM , menjadi miniatur Indonesia sebagai wilayah yang telah ditetapkan sebagai calon ibu kota negara baru menggantikan Jakarta.

Tari kolosal atau tari massal tersebut, lebih kurang dibawakan oleh 100 orang penari dengan mengenakan berbagai macam busana atau pakaian adat nusantara.

Sebagai cerminan NKRI di Kabupaten Penajam Paser Utara, berbagai macam tarian daerah atau tradisional yang ditampilkan diiringi lagu dari beberapa daerah di Indonesia .

Selain itu Bupati AGM bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan terlihat sempat turun langsung ikut menari bersama para penari di halaman depan Kantor Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara.

Peringatan hari jadi Kabupaten PPU yang diperingati setiap 11 Maret tersebut, Bupati Abdul Gafur Mas’ud mengenakan pakaian adat Jawa Tengah. Dan para pejabat serta tamu undangan juga nampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah sebagai cerminan bahwa, Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki keragaman budaya dan sebagai miniatur NKRI. 

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button