Hadapi Penilaian Adipura 2026, DLH PPU Perkuat Kesiapan Petugas Lapangan

Timur Media, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memperkuat kesiapan personel menjelang penilaian Adipura 2026. Kedisiplinan petugas dan konsistensi menjaga kebersihan lingkungan menjadi perhatian dalam persiapan tersebut.

Kepala DLH PPU Muhammad Sukadi Kuncoro, memberikan pengarahan kepada staf dan tenaga lapangan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal menjelang penilaian.

Sukadi mengatakan, seluruh personel perlu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga kebersihan di wilayah kerja mereka.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam menghadapi penilaian Adipura yang akan segera dilaksanakan di Kabupaten PPU,” ujarnya.

Ia menegaskan, kedisiplinan dan tanggung jawab harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, baik di lingkungan kantor maupun saat bertugas di lapangan.

Menurutnya, kesiapan menghadapi penilaian tidak cukup hanya dengan meningkatkan aktivitas menjelang pelaksanaan. Pemeliharaan kebersihan dan penataan lingkungan perlu dilakukan secara konsisten agar kualitas lingkungan tetap terjaga.

“Kami berharap setiap personel dapat menjalankan tugas secara optimal, menjaga koordinasi, dan memberikan perhatian terhadap kebersihan serta kondisi lingkungan di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya,” katanya.

DLH PPU berharap penguatan kedisiplinan dan koordinasi tersebut dapat mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan. Seluruh personel juga diharapkan menjalankan tugas secara terarah dan berkelanjutan.

Di sisi lain, upaya menjaga kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas DLH. Dukungan perangkat daerah lain dan partisipasi masyarakat juga diperlukan agar lingkungan tetap bersih, tertata, dan nyaman.

Melalui persiapan Adipura 2026, DLH PPU mendorong agar kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya meningkat saat penilaian berlangsung, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat. (ADV)

 

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page