Funtaxtik Run Jadi Wadah Keterlibatan Warga dalam Pembangunan Kota

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Funtaxtik Run, yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Gebyar Pajak 2025, menjadi contoh bagaimana pemerintah bisa mengajak warga berperan aktif dalam pembangunan lewat kegiatan positif dan berbasis komunitas.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menilai kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam memajukan kota.
“Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tapi hasil kerja bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak warga lebih terlibat dan memahami kontribusi mereka terhadap kota,” ujarnya saat melepas peserta lari di Halaman Gedung Parkir Klandasan, Sabtu (6/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa pajak daerah memiliki pengaruh besar terhadap kualitas layanan publik, infrastruktur, dan program-program kota. Keterlibatan warga dalam Funtaxtik Run menjadi simbol semangat gotong royong dalam membangun Balikpapan yang lebih baik.

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham, mengatakan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat interaksi antara pemerintah, komunitas lari, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Dengan pendaftaran melalui aplikasi Kontengan, kegiatan ini mengajak masyarakat mengenal digitalisasi pelayanan daerah.
“Melalui Funtaxtik Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang menghubungkan warga dengan pemerintah, sekaligus memperkenalkan layanan pajak yang lebih modern dan mudah diakses,” jelas Idham.

Sebanyak 600 peserta ambil bagian dan menerima racepack, jersey, hingga medali. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah, termasuk sepeda motor, sepeda, voucher hotel, serta door prize lainnya. Salah satu pemenang, Mohammad Ulinuha warga KM 15, membawa pulang satu unit motor dan berencana menggunakannya untuk menunjang usaha berjualan es teh.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan komunitas, menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terbangun melalui ruang-ruang publik yang inklusif.

Idham berharap Funtaxtik Run bisa menjadi agenda rutin jika anggaran memungkinkan, agar komunikasi dan keterlibatan warga dalam pembangunan dapat terus ditingkatkan. (Deb)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page