Dukung Pelestarian Lingkungan, PBSI Universitas Tangerang Raya Tanam Mangrove di Mauk

Tangerang (Timurmedia) – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Tangerang Raya melakukan penanaman mangrove di kawasan konservasi mangrove dan ekowisata Ketapang, Kec. Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan ini melibatkan para dosen dan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Untara dengan mengusung tema ‘Bahasa dan Budaya Sebagai Pembangun Lingkungan Ekowisata Sustainability”.
‘Inisiatif nanam mangrove ini muncul sebagai bentuk kepedulian kami pada lingkungan pada alam ya, khususnya menjaga agar tidak terjadinya abrasi di wilayah pesisir Tangerang,’ kata Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Rifa’atussalwa Hayati, Sabtu (09/08/2025).

Rifa’atussalwa menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan berkelanjutan guna menghadapi dampak pemanasan global dan demi generasi mendatang.
‘Langkah-langkah pelestarian lingkungan sangat penting untuk kita lakukan apalagi ditengah perubahan iklim yang cukup berdampak bagi lingkungan, seperti adanya pemanasan global, sehingga dibutuhkan tatakelola lingkungan yang baik dan berkelanjutan demi generasi kita mendatang,’ ujar Rifa’atussalwa.

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Tangerang Raya melakukan penanaman mangrove di kawasan konservasi mangrove dan ekowisata Ketapang, Kec. Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (09/08/2025).

Kandidat doktor Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini mengatakan, pelestarian lingkungan dibutuhkan pelibatan berbagai elemen masyarakat Indonesia, tidak hanya dari pihak pemerintah.
‘Aksi nyata penyelamatan lingkungan harus dilakukan oleh berbagai pihak, kami bagian dari perguruan tinggi, dosen, mahasiswa harus juga memberikan andil dalam hal pelestarian lingkungan kita,’ kata Rifa’atussalwa.

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page