AdvPenajam Paser Utara

DPRD PPU Minta Pemkab Serius Sediakan Pupuk Untuk Petani

Reporter : Teguh | Editor : Faisal

Timur Media, Penajam –  Jatah pupuk subsidi untuk petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipangkas sebanyak 50%. Selain jatah pupuk aubsidi yang berkurang ketersedian pupuk juga sulit di dapatkan petani terlebih memasuki musim tanam padi.

Anggota legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, meminta pemerintah kabupaten setempat membantu penyediaan pupuk bagi petani menghadapi musim tanam padi di tengah pandemi Virus Corona jenis baru penyebab COVID-19.

“Kami berharap pemerintah tetap mendampingi petani dalam menghadapi musim tanam gadu pada tahun ini (2020),” ujar Sujiati Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, saat ditemui, Kamis.

Ditengah mewabahnya COVID-19, dikatakannya, kondisi masyarakat petani cukup memprihatinkan jadi diharapkan pemerintah kabupaten juga memperhatikan bidang pertanian.

Apalagi dengan adanya kebijakan pembatasan pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat lanjut Sujiati, membuat sebagian besar petani kesulitan mendapatkan pupuk maupun obat anti hama.

“Pada masa tanam sebelumnya banyak tanaman padi yang rusak akibat diserang hama penggerek batang,” kata politisi Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Sujiati berharap pemerintah kabupaten tetap memperhatikan kondisi petani yang menjadi pejuang pangan di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Sujiati mengkhawatirkan, ketersediaan beras pasca mewabahnya Virus Covid-19 di Kabupaten PPU berkurang karena hasil produksi padi semakin menurun.

“Jangan sampai lalai mendampingi petani, saat ini musim tanam gadu. Kami harap pemerintah kabupaten tetap ada perhatian khusus terhadap petani, dikhawatirkan setelah COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara kekurangan pangan, karena musim tanam kemarin sekitar 70 persen produksi padi lari ke luar daerah.” Pungkas Sujiati.

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button