DPRD PPU Minta Pemerintah Antisipasi Potensi Gangguan Kesehatan Masyarakat Sekitar IKN

Timur Media, Penajam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta kepada Pemerintah setempat untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan akibat dampak debu proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Kepulan debu yang begitu tinggi dari pembangunan IKN dikhawatirkan dapat memicu ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut bagi warga sekitar maupun yang melintas di area itu.

 

Diketahui, ada tiga kelurahan/desa yang terdampak debu dari kendaraan pengangkut material untuk pembangunan IKN, yakni Kelurahan Bumi Harapan, Kelurahan Pemaluan dan Desa Bukit Raya.

 

“Pemerintah harus mengambil sikap dalam mencegah dampak debu di sekitar IKN. Pemkab PPU dan OKIN atau Otorita Ibu Kota Nusantara harus bersinergi dalam mengantisipasi dampak buruk dari kepulan debu tersebut, “kata Anggota DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, Senin (14/04).

 

Ia juga mengatakan bahwa ketiga desa/kelurahan tersebut memang paling terkena dampak, dikarenakan berada di sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

 

“Potensi gangguan kesehatan bagi masyarakat harus dapat diantisipasi oleh Pemerintah, jangan sampai ada warga yang terkena ISPA baru turun tangan, ” ucapnya.

 

Politisi Partai Demokrat itu juga menambahkan bahwa pemerintah harus segera mencarikan solusi terhadap dampak debu dari kendaraan pengangkut material pembangunan IKN. Terlebih, Kecamatan Sepaku hingga kini masih dalam wilayah administrasi Pemkab PPU.

 

“Pemerintah masih memiliki tanggung jawab untuk melakukan upaya dalam mengantisipasi pencegahan dampak debu tersebut. Warga yang melintasi area pembangunan IKN dianjurkan untuk menggunakan masker untuk mencegah terkena ISPA, ” pungkasnya. (Adv) 

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page