DPRD Minta Pemkab PPU Atasi Kendala Permodalan bagi Petani Tambak di Babulu

Timur Media, Penajam – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Roman Rading mendorong pemerintah daerah untuk mengatasi kendala modal yang dialami petani tambak di Kecamatan Babulu.
Dikatakan Roman Rading bahwa di Kecamatan Babulu ada ribuan hektare (Ha) lahan tambak atau empang produktif. Namun, empang yang digarap masyarakat tidak berjalan maksimal lantaran terkendala modal.
“Pemerintah kita perlu memperhatikan petani tambak di Babulu, seperti perhatian dari sisi permodalan,” kata Roman Rading, Senin (30/9/2024).
Pemerintah daerah ditekankan politii asal daerah pemilihan Waru-Babulu ini, harus dapat membuat kebijakan yabg dapat memfasilitasi petani tambak di Kecamatan Babulu untuk mendapatkan akses modal untuk pengolahan tambak.
“Kalau kendala modal yang dialami petani tambak dapat diatasi melalui kebijakan pemerintah daerah, maka tambak di Babulu dipastikan akan terkelola dengan maksimal oleh masyarakat. Selain itu, juga dapat mendongkrak kesejahteraan petani tambak,” terangnya.
Kecamatan Babulu, menurutnya memiliki potensi lahan tambak yang cukup menjanjikan untuk mensupport kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang.
Berdasarkan data Dinas Perikanan PPU pada 2016, luasan tambak di Desa Babulu Laut yang dikelola masyarakat mencapai 2.600 Ha. Sedangkan lahan potensial untuk dijadikan tambak mencapai 9.000 Ha. Sehingga Dinas Perikanan PPU diminta untuk memprogramkan perluasan areal tambak di Kecamatan Babulu.
“Kami mendorong lahan potensial itu agar dibuka. Kalau membuka tambak baru tentu harus ada bantuan dari pemerintah daerah, karena petani tambak tidak sanggup membuka sendiri lantaran butuh biaya yang cukup besar,” ujarnya. (ADV)