DPRD Minta Pemkab PPU Antisipasi Lonjakan Penyakit Musim Hujan

Timur Media, Penajam – Musim penghujan yang berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak hanya meningkatkan risiko bencana alam, tetapi juga menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. DPRD PPU pun meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap penyakit yang lazim muncul di musim hujan, seperti batuk, pilek, dan terutama demam berdarah dengue (DBD).

Anggota DPRD PPU, Bijak Ilhamdani, menyampaikan bahwa meningkatnya curah hujan berpotensi memicu genangan air yang menjadi habitat nyamuk penyebar virus DBD. Ia mengingatkan bahwa fokus kesehatan masyarakat harus diperluas, tidak hanya pada penanganan kasus, tetapi juga pada pencegahan secara menyeluruh.

“Penyakit musim hujan seperti DBD harus mendapat perhatian serius. Jangan tunggu ada korban baru kita bertindak. Edukasi dan deteksi dini sangat penting,” katanya.

Ia meminta Pemkab PPU agar segera menyiapkan strategi terpadu dalam menghadapi peningkatan risiko penyakit, termasuk dengan mengoptimalkan peran puskesmas dan fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan dan desa.

Bijak juga menyoroti pentingnya sinergi antar instansi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam hal ini, Dinas Kesehatan harus berperan aktif dengan memberikan sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat, serta pentingnya melakukan 3M.

“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Jika kita semua sadar akan bahaya DBD, maka langkah antisipasi bisa dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.

Selain DBD, ia mengingatkan agar masyarakat juga mewaspadai penyakit saluran pernapasan atas (ISPA) yang juga meningkat saat musim hujan. Menurutnya, kebijakan kesehatan harus adaptif terhadap kondisi cuaca.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat adalah kunci dalam mengendalikan penyebaran penyakit. Pemerintah daerah pun diminta lebih proaktif dalam melakukan intervensi langsung di lapangan.

“Petugas kesehatan bisa dikerahkan untuk menyisir pemukiman warga, mengecek kebersihan lingkungan, serta mendistribusikan informasi penting soal pencegahan penyakit,” pungkasnya. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page