AdvDPRD PPUNEWS

DPRD PPU Kaget Ada Isu Defisit

TIMURMEDIA, PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terancam defisit. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU mengaku telah mengetahui hal tersebut. Tetapi belum disampaikan secara resmi, berapa perkiraan angka yang pasti. Sekretaris Komisi III DPRD PPU, Bijak Ilhamdani menyebutkan dari berkas yang diterima, dari semula target APBD PPU hampir Rp 1,9 triliun. Yang bisa direalisasikan hanya sekira Rp 1,2 triliun.

“Artinya kurang lebih ada 6 ratusan yang defisit. Tentu ini membuat kami kaget sekali, kok bisa ada informasi defisit itu,” ujar politisi Partai Demokrat ini, Selasa (13/4/2021).

Dalam berkas yang diterima terlihat ada empat skema pemerintah. Untuk pergeseran anggaran demi mengatasi defisit anggaran.

“Saya perhatikan bisa ada pergeseran anggaran, ada belanja modal yang dihilangkan, selain itu juga, anggaran pokok pikiran kami di DPRD PPU,” ungkapnya.

Memang cuma pemerintah yang lebih tahu. Untuk memformulasikan agar defisit itu tidak terlalu berdampak besar pada pembangunan daerah.

“Ini kan baru dapat informasi awal. Mungkin dalam waktu dekat TAPD dan Banggar segera melakukan rapat lanjutan,” sebutnya.

Meski begitu, Bijak yang juga anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD ini berharap program prioritas tetap berjalan. Berbagai opsi, pergeseran anggaran itu semestinya dilakukan dengan lebih selektif. Misal sektor kesehatan, pendidikan, pertanian dan sektor peningkatan PAD.

“Jika itu skema untuk mengurangi, tentu prioritas tetap ada. Teliti saja untuk memilah prioritas yang akan dilaksanakan,” pungkasnya. (ADV/TH)

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button