DPRD Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di PPU

Timur Media, Penajam – Ditetapkannya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu tempat pembangunan sekolah Rakyat program Kementerian Sosial, , disambut baik Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Thohiron.

Sekolah rakyat yang merupakan salah satu dari program unggulan Presiden Prabowo di bidang pendidikan. Program yang di peruntukan masyarakat kurang mampu itu menurut Tohiron, akan memberikan dampak positif, khususnya masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan.

“Kami mendukung rencana pembangunan sekolah rakyat. Apalagi sekolah ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Tohiron pun memberikan saran, agar sekolah rakyat tersebut mengadopsi sistem boarding school atau sekolah berasrama layakanya anak-anak di pondok pesantren.

“Sistem ini bukan hal baru di dunia pendidikan. Konsep siswa tinggal di asrama sudah lama diterapkan, khususnya oleh pondok pesantren. Ini bisa menjadi solusi bagi siswa dari daerah terpencil atau kurang mampu,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu pun mengingatkan agar pemerintah daerah untuk aktif dalam mengawal program tersebut. Seperti melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan agar program ini bisa segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.

“Kami mendorong pemerintah daerah segera melengkapi dokumen-dokumennya supaya sekolah rakyat bisa dibangun oleh pusat di PPU,” tambahnya.

Diketahui, sekolah rakyat merupakan sebuah konsep pendidikan yang ditujukan untuk memberikan akses belajar kepada masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu secara ekonomi atau yang belum terjangkau oleh sistem pendidikan formal. Hal ini dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pemkab PPU pun telah menyiapkan lahan seluas tujuh hektare di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut. (ADV)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page