Dispora Kaltim Umumkan Kandidat PPAN SIYLEP 2025

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Proses seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2025 telah berakhir. Meski sempat memperpanjang masa pendaftaran hingga Selasa 13 Mei 2025, para peserta yang menjadi kandidat Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) telah terpilih. Mereka adalah Andyni Jasmine Cantika Dewi, Kayla Dinda Utomo, Marla Pisganidiy, Rana Inastri, dan Syifa Nur Aini.
Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan (K3), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Rusmulyadi, mengatakan 5 kandidat terpilih ini berasal dari Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pasca terpilih, mereka akan diseleksi lagi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Nantinya, Kemenpora akan memilih 1 dari 5 kandidat itu untuk menjadi delegasi Indonesia dan Kaltim di Singapura,” ucapnya.
Kata Rusmulyadi, Dispora Kaltim mendapatkan mandatori dari Kemenpora untuk melakukan seleksi dan memilih kandidat SIYLEP saja. “Siapapun yang dipilih, itu wewenang Kemenpora,” ujarnya.
Tahun ini, terang Rusmulyadi, Kaltim hanya mendapat jatah 1 kuota saja. “Peserta yang mendaftar da 15 orang. Kandidat yang terpilih dari Samarinda dan Kukar,” ungkapnya.
Rusmulyadi menerangkan, SIYLEP merupakan salah satu bentuk kerja sama strategis antara pemerintah Indonesia dan Singapura di bidang kepemudaan.
Peserta terpilih akan diberangkatkan ke Singapura untuk mengikuti rangkaian kegiatan bersama delegasi pemuda Singapura. Termasuk pelatihan kepemimpinan, diskusi kebijakan publik, hingga kegiatan sosial lintas budaya.
“Dari semua indikator, masing-masing juri membberikan penilaian. Mereka nanti menjadi wajah Kaltim khususnya Indonesia di luar negeri. Makanya kami menginginkan yang terbaik. Jadi yang dipertaruhkan nama negara dan provinsi. Maka kami kirimkan yang terbaik,” ulasnya.
Bagi Rusmulyadi, wakil Kaltim yang terpilih nanti untuk berangkat ke Singapura serupa duta besar. Namun dalam konteks kepemudaan. “Mereka yang terpilih mencerminkan wajah Indonesia,” tukasnya. (nov/adv)