DISKUKM Perindag PPU Tingkatkan Produktivitas UMKM dan Koperasi

Timur Media, Penajam – Dalam upaya mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan menggelar serangkaian pelatihan yang berlangsung mulai tanggal 11 hingga 14 Juni 2024.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten PPU, Margono Hadi Sutanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Pelatihan yang dimulai pada tanggal 11 Juni 2024 ini, diikuti oleh 70 peserta UMKM yang dibagi menjadi dua sesi, sedangkan pelatihan koperasi yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 Juni diikuti oleh 60 peserta, juga dibagi dalam dua sesi. Fokus dari pelatihan ini adalah pengelolaan hasil perikanan dan pertanian, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM serta koperasi di daerah tersebut.
“Pelatihan Pengelolaan Hasil Perikanan dan Pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UMKM serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pengembangan koperasi dan peningkatan UMKM yang berkolaborasi dengan pertanian,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis bagi para peserta, termasuk teknik pengelolaan hasil perikanan dan pertanian yang inovatif dan berkelanjutan.
“Pelatihan ini juga menyediakan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik di antara para peserta, sehingga mereka dapat belajar satu sama lain dan memperluas jaringan bisnis mereka,” ucapnya.
Ia berupaya untuk terus mendukung UMKM dan koperasi melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Diharapkan para pelaku UMKM dan koperasi dapat meningkatkan kualitas produk mereka, meningkatkan daya saing di pasar, dan berkontribusi pada perekonomian lokal.
“Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi para pelaku usaha di Kabupaten PPU, sehingga mereka bisa berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah,” tutupnya. (ADV)