Diskominfo PPU Bahas Keamanan dan Kualitas Layanan Digital dalam FKP

Timur Media, Penajam – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun ruang digital yang cerdas, aman, dan berkelanjutan.
Upaya tersebut dibahas dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar Diskominfo PPU di Ruang Rapat Diskominfo, Kamis (15/10/2026).
Sekretaris Diskominfo PPU Eko Setiawan mengatakan forum tersebut menjadi wadah untuk menyerap masukan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait program serta pelayanan publik di bidang komunikasi dan informatika.
Menurutnya, transformasi digital memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi pemerintahan. Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan sejumlah risiko, seperti penipuan digital, penyebaran berita bohong hingga ancaman terhadap keamanan data.
“Transformasi digital membawa peluang besar untuk meningkatkan pelayanan publik dan transparansi. Namun, kita juga dihadapkan pada tantangan seperti penipuan digital, berita bohong dan ancaman keamanan data,” ujar Eko.
Ia menjelaskan, ruang digital yang cerdas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat memanfaatkannya secara bijak dan produktif.
Sementara itu, aspek keamanan perlu diperkuat melalui perlindungan data pribadi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap berbagai ancaman di ruang digital.
Eko menilai pemerintah tidak dapat menghadapi tantangan tersebut secara sendiri. Kolaborasi dengan masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, media, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar pemanfaatan teknologi memberikan manfaat yang lebih luas.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan komitmen dan kolaborasi bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan digital yang kondusif,” katanya.
Dalam FKP tersebut, sejumlah bidang di Diskominfo PPU memaparkan program dan pelayanan publik yang menjadi kewenangannya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan dari peserta.
Masukan yang dihimpun dalam forum tersebut menjadi bahan evaluasi Diskominfo PPU dalam meningkatkan kualitas program dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi perkembangan kebutuhan di ruang digital.
FKP tersebut diikuti perwakilan perangkat daerah, RSUD, akademisi, media, sektor perbankan dan telekomunikasi, pelaku UMKM, Lembaga Adat Paser, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). (ADV)