Disdikpora PPU Matangkan Program Kartu Penajam Cerdas, Sosialisasi Dimulai ke Sekolah

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mematangkan implementasi program Kartu Penajam Cerdas, sebuah skema bantuan kebutuhan dasar pendidikan bagi seluruh siswa baru pada tahun ajaran 2025. Program ini kini memasuki tahap kesiapan penuh menyusul penyelesaian mekanisme penyaluran, penganggaran, dan kerja sama dengan pihak perbankan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkeru, memastikan bahwa seluruh persiapan teknis telah difinalkan. Mulai dari pengelolaan data siswa baru, regulasi penggunaan dana, hingga kesiapan sistem di sekolah, semuanya telah diselaraskan agar pelaksanaan program dapat berjalan tanpa kendala berarti. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan setiap siswa baru benar-benar dapat merasakan manfaat program sejak tahun pertama pelaksanaannya.
“Anggaran dan mekanisme program sudah siap dijalankan secara penuh. Dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi kepada sekolah dan orang tua agar semua pihak memahami alur dan tujuan program ini,” jelas Andi.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh besarnya bantuan, tetapi juga oleh pemahaman semua pemangku kepentingan mengenai tata cara penggunaan dana.
Sosialisasi tersebut nantinya akan dilakukan secara bertahap melalui pertemuan dengan kepala sekolah, komite sekolah, serta kegiatan informatif bagi orang tua siswa. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap tidak ada warga yang merasa bingung atau kesulitan saat mengakses manfaat dari program Kartu Penajam Cerdas. Termasuk di dalamnya penjelasan mengenai pembukaan rekening, penggunaan dana, hingga bentuk pengawasan yang diterapkan.
“Keberhasilan program ini bukan hanya soal besarnya bantuan, tetapi juga bagaimana seluruh pemangku kepentingan memahami tata cara penggunaan dana, karena itu sosialisasi akan kami lakukan bertahap melalui pertemuan dengan kepala sekolah, komite, dan orang tua agar tidak ada warga yang bingung dalam mengakses manfaat Kartu Penajam Cerdas, mulai dari pembukaan rekening hingga mekanisme pengawasannya,” ujarnya.
Kartu Penajam Cerdas sendiri dirancang sebagai transformasi sistem bantuan pendidikan yang sebelumnya berbasis barang. Pemerintah menilai bahwa bantuan berupa seragam atau perlengkapan sekolah kerap kali menimbulkan ketidaksesuaian kebutuhan di lapangan. Melalui skema baru ini, dana disalurkan langsung ke rekening siswa agar orang tua dapat menyesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan nyata anak mereka.
“Dengan skema baru ini, kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan dukungan yang benar-benar sesuai kebutuhannya, bukan lagi bantuan yang seragam untuk semua,” tutupnya. (ADV/No)