Dinas Pertanian PPU Resmikan Pengembangan Program Desa Korporasi Ternak

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pertanian mulai mengembangkan Program Desa Korporasi Ternak di dua desa, yakni Desa Rintik dan Desa Rawa Mulya, Kecamatan Babulu.

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat sektor peternakan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Inisiatif tersebut dirancang untuk membangun model pengelolaan peternakan terpadu berbasis koperasi. Koperasi akan berfungsi sebagai lembaga pengelola tunggal yang menangani seluruh kegiatan, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil ternak. Melalui pendekatan itu, pemerintah berharap kesejahteraan peternak dapat meningkat secara berkelanjutan.

Sebagai dukungan awal, masing-masing koperasi akan menerima bantuan 100 ekor kambing beserta sarana pendukungnya. Fasilitas itu mencakup pembangunan kandang, penyediaan pakan, hingga pembangunan gudang pakan dan pupuk. Seluruh fasilitas disiapkan agar aktivitas peternakan berjalan lebih efektif dan terstruktur.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, Ristu Pramula, menyampaikan bahwa progres pembangunan sarana saat ini tengah berlangsung dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Kami memberikan bantuan berupa 100 ekor kambing per koperasi, lengkap dengan kandang, pakan, serta gudang pakan dan pupuk,” ujarnya.

Rencananya, distribusi kambing kepada koperasi dilakukan pada November 2025, bertepatan dengan selesainya pembangunan seluruh infrastruktur pendukung. Dengan begitu, setiap kelompok dipastikan lebih siap sebelum memulai kegiatan pemeliharaan.

Model korporasi ternak ini juga mengatur bahwa hanya anggota koperasi yang memiliki minat dan komitmen yang berhak memelihara kambing. Mekanisme tersebut memastikan bantuan diberikan kepada pihak yang benar-benar siap dan bertanggung jawab.

Dinas Pertanian menilai, pendekatan kolektif ini dapat memperkuat kelembagaan peternak serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah di masa mendatang. Penguatan peran koperasi bahkan disebut menjadi kunci menjaga keberlanjutan usaha ternak di tingkat desa.

Selain bantuan fisik, pemerintah juga menyiapkan program pendampingan terpadu bagi peternak dan pengurus koperasi. Pendampingan meliputi manajemen usaha, kesehatan hewan, hingga strategi pemasaran hasil ternak.

“Dinas Pertanian PPU juga akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan peternak,” tutupnya. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page