DPRD Bontang

Dari Kunjungan Komisi III DPRD Kota Bontang ke Kabupaten Kutai Kartanegara (1)

TIMURMEDIA – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang melakukan lawatan kerja. Tahun ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tujuan. Mereka mempelajari secara serius sistem jaringan di Kota Raja.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina, didampingi Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bontang, Abdul Samad, serta sejumlah staf. Rombongan diterima langsung Kepala Diskominfo Kabupaten Kukar, Bahteramsyah. Ada pula pejabat struktural diantaranya Kepala Bidang (Kabid) e-Government (e-Gov) Hendra Wardana, Kabid Statistik H. Asdi, Kabid Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik (PLIP) Decki Ismail, Kepala Seksi (Kasi) Ekosistem e-Gov Fedlandi, dan Kasi Aplikasi Tantri. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat kantor Diskominfo Kabupaten Kukar, lantai 3, Bukit Biru, Tenggarong, Kamis 25 Maret 2021.

Dalam kata sambutannya, Kepala Diskominfo Kabupaten Kukar Bahteramsyah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan anggota DPRD Kota Bontang yang telah memilih Diskominfo Kabupaten Kukar dalam studi banding ini. Menurutnya, mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 59 Tahun 2016 tentang Kedudukan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah pada Diskominfo Kabupaten Kukar.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Diskominfo Kabupaten Kukar terus mendorong daerah di tingkat kecamatan untuk mengoptimalkan dunia digital dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat dengan memperkuat infrastruktur jaringan. Hal itu dilakukan untuk memperkuat komunikasi publik. “Jadi masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar sesuai dengan data yang ada,” ujarnya.

Bahteramsyah mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020, proses belajar mengajar di Kabupaten Kukar sudah menggunakan dalam jaringan (daring) atau online.

“Pembelajaran daring dilakukan bagi siswa-siswi yang berada di daerah kecamatan yang ada jaringan internetnya. Sementara yang berada di pelosok-pelosok masih ada yang menggunakan luring. Ini karena keterbatasan jaringan internet. Untuk itu Diskominfo Kabupaten Kukar terus melakukan pembenahan agar beberapa wilayah yang belum terakses internet bisa tersambung,” kata Bahteramsyah. (*)

Selengkapnya...

Terkait

Back to top button