Bupati PPU Yakin Bandara VVIP IKN Buka Banyak Peluang Kerja bagi Warga Lokal

Timur Media, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor meyakini keberadaan Bandara Internasional Nusantara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal.
Menurut Mudyat, berkembangnya aktivitas bandara akan membutuhkan sumber daya manusia untuk mendukung berbagai layanan penerbangan. Karena itu, Pemkab PPU mulai menyiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri penerbangan.
“Bandara Internasional Nusantara ke depan akan membuka peluang kerja bagi warga lokal, khususnya bidang penerbangan,” ujar Mudyat.
Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin masyarakat PPU hanya menjadi penonton dari perkembangan infrastruktur IKN. Warga lokal perlu dipersiapkan sejak dini agar dapat mengambil bagian dalam aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar bandara.
Pemkab PPU, kata Mudyat, telah menjalin kerja sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pelatihan tersebut diarahkan terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja nonteknis di lingkungan bandara dan sektor pendukung penerbangan.
“Pemerintah kabupaten sejak dini mempersiapkan warga lokal agar dapat mengisi kebutuhan tenaga nonteknis di Bandara Internasional Nusantara,” katanya.
Mudyat menilai peluang tersebut akan semakin besar apabila Bandara Internasional Nusantara nantinya beroperasi sebagai bandara komersial. Perubahan status dan peningkatan aktivitas penerbangan diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja sekaligus menggerakkan sektor ekonomi di wilayah sekitar.
Selain lapangan pekerjaan langsung di bandara, pertumbuhan aktivitas penerbangan juga dinilai dapat membuka peluang usaha di sektor transportasi, perdagangan, perhotelan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, peningkatan mobilitas orang dan barang akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat PPU sebagai salah satu daerah penyangga IKN.
“Ke depan diproyeksikan pendapatan kabupaten tidak hanya bertumpu dari dana transfer, pajak bumi dan bangunan (PBB), dan pajak kendaraan bermotor (PKB) saja,” Pungkasnya. (ADV)