Bupati PPU Ajak KAHMI PPU Jadi Mitra Strategis Membangun SDM Menyongsong IKN

Timur Media, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam mempercepat pembangunan kualitas sumber daya manusia lokal. Hal itu disampaikan Mudyat saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) III KAHMI PPU.

Menurutnya, jejaring luas dan kompetensi intelektual para alumni HMI merupakan kekuatan yang harus dirangkul pemerintah. PPU sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Negara (IKN) membutuhkan dukungan seluruh elemen strategis, termasuk organisasi alumni yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia akademik dan kepemimpinan.

Mudyat menilai KAHMI PPU memiliki peluang besar untuk hadir sebagai mitra kolaboratif, khususnya dalam merumuskan gagasan penguatan SDM dan stabilitas sosial di tengah percepatan proyek IKN.

“Kami berharap KAHMI terus menjadi mitra pemerintah dalam menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif,” ujar Mudyat.

Ia menambahkan bahwa tantangan PPU untuk beradaptasi dengan transformasi nasional di kawasan IKN tidak dapat dihadapi hanya oleh pemerintah. Keterlibatan komunitas intelektual diperlukan untuk menjaga arah pembangunan tetap inklusif dan berbasis data.

Musda yang digelar kali ini juga menjadi momentum penting bagi KAHMI PPU untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Dengan terpilihnya Indrayani sebagai Ketua Presidium periode 2025–2030, diharapkan kiprah KAHMI semakin selaras dengan agenda besar pembangunan daerah.

“Kami berharap kepemimpinan baru ini semakin menguatkan kontribusi KAHMI,” tambahnya.

Sementara itu, Indrayani menegaskan bahwa ia membawa visi besar untuk menjadikan KAHMI PPU sebagai motor pemikiran strategis dalam membangun peradaban baru Nusantara. Sebagai akademisi, ia menilai KAHMI wajib hadir memberi warna dalam pembangunan daerah penyangga IKN.

Indrayani menyatakan komitmennya memperkuat program peningkatan kapasitas SDM lokal, terutama generasi muda. Menurutnya, PPU membutuhkan akselerasi pembentukan talenta intelektual untuk mengimbangi dinamika pembangunan.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi organisasi serta perlunya KAHMI menjadi ruang edukasi bagi generasi muda Penajam yang memiliki minat pada dunia akademik dan organisasi.

“Semoga semakin banyak putra-putri Penajam yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan intelektual melalui jalur organisasi dan dunia akademisi,” pungkasnya. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page