Bonus Dipastikan Cair, PPU Dorong Atlet Muda Maksimal di Popda Kaltim

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan komitmen penuh untuk memberikan apresiasi bagi para atlet pelajar yang mampu meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim XVII Tahun 2025. Meskipun menjadi tuan rumah, Pemkab menyatakan tidak memberikan target berat, namun menjamin bonus bagi setiap atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, menegaskan bahwa pemberian bonus telah menjadi tradisi dan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga motivasi atlet muda. Menurutnya, bonus adalah bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, serta waktu latihan panjang yang dijalani atlet sebelum berlaga.

“Bonus sudah pasti, nanti ada rinciannya dari masing-masing juara. Itu terus kami lakukan supaya atlet muda yang selama ini berjuang membawa nama baik daerah tidak pernah luntur semangatnya,” ujar Andi.

Ia menilai, apresiasi terhadap para atlet harus diberikan secara nyata, terlebih PPU sedang membangun ekosistem olahraga pelajar yang kompetitif dan berkelanjutan. Bonus disebut sebagai salah satu cara efektif menjaga gairah bertanding sekaligus mendorong atlet junior untuk berprestasi.

Selain menjaga motivasi, Andi juga menyebut pemberian bonus merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam pembinaan atlet usia sekolah. Menurutnya, banyak atlet PPU yang telah mengantongi pengalaman bertanding hingga tingkat provinsi bahkan nasional, sehingga pantas mendapatkan dukungan lebih kuat.

“Tanggung jawab pemerintah bukan hanya menyelenggarakan Popda sebagai tuan rumah, tetapi juga memastikan atlet kita dihargai atas apa yang mereka raih,” tambahnya.

Terkait prestasi, Andi menegaskan bahwa PPU menargetkan masuk lima besar pada Popda kali ini. Target tersebut realistis mengingat sebagian besar cabang olahraga akan dipertandingkan di Kabupaten PPU, sehingga atlet dapat bertanding dengan lebih nyaman tanpa harus beradaptasi dengan lokasi baru.

Adapun pendanaan penyelenggaraan Popda Kaltim 2025 dilakukan melalui skema sharing anggaran, yakni Rp4 miliar dari APBD PPU dan Rp3 miliar dari Pemprov Kaltim. Sebagian dari anggaran ini dialokasikan untuk kebutuhan teknis penyelenggaraan serta penghargaan bagi atlet.

Andi juga mengajak masyarakat PPU untuk memberikan dukungan penuh kepada para atlet pelajar. Ia memastikan bahwa semangat dari tribun akan memberi dampak besar bagi performa atlet, terutama ketika bertanding di rumah sendiri.

“Mari kita dukung anak-anak kita. Mereka butuh semangat besar dari masyarakat agar bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali,” pungkasnya. (ADV/No)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page