Bima Sakti Ternyata Bergelombang, Ilmuwan Temukan Bentuk Tak Biasa di Galaksi Kita

Bima Sakti Ternyata Bergelombang, Ilmuwan Temukan Bentuk Tak Biasa di Galaksi Kita

Galaksi Bima Sakti, tempat Bumi dan tata surya kita berada, ternyata tidak berbentuk pipih sempurna. Penelitian terbaru menemukan bahwa bagian luar galaksi ini memiliki bentuk naik-turun seperti ombak di permukaan air.

Penelitian yang diterbitkan pada 7 Agustus 2026 di jurnal Nature Astronomy meneliti lebih dari 30 ribu kumpulan gas di Bima Sakti. Hasilnya menunjukkan bahwa bagian tepi galaksi memiliki pola bergelombang yang sebelumnya belum dipahami secara menyeluruh.

Mengapa bentuk galaksi bisa bergelombang?

Para ilmuwan menduga, bentuk ini dipengaruhi oleh tarikan benda-benda besar di sekitarnya, termasuk galaksi-galaksi kecil yang melintas atau berdekatan dengan Bima Sakti. Namun, penyebab pastinya masih perlu diteliti lebih lanjut.

Bentuk bergelombang ini bukan berarti Bima Sakti memiliki sayap seperti kupu-kupu. Perumpamaan itu hanya digunakan untuk membantu membayangkan bentuk galaksi yang melengkung dan tidak rata.

Bima Sakti juga terus bergerak melintasi alam semesta. Jika dibandingkan dengan cahaya sisa dari masa awal terbentuknya alam semesta, galaksi kita bergerak dengan kecepatan sekitar 600 kilometer per detik. Angka ini menunjukkan kecepatan berdasarkan patokan tertentu, bukan kecepatan mutlak.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa galaksi tempat kita tinggal bukanlah kumpulan bintang yang diam dan tersusun rapi. Bentuknya dapat berubah karena gerakan dan tarikan benda-benda di sekitarnya.

Meski teknologi pengamatan semakin maju, para ilmuwan masih terus berusaha memahami bagaimana Bima Sakti terbentuk dan bagaimana bentuknya berubah dari waktu ke waktu.

Sumber: Nature Astronomy — Widespread corrugations superimposed on the Galactic warp in the outer CO disk⁠
dan Chinese Academy of Sciences .

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page