Anggota Komisi IV Sorot Fasilitas Jemaah Haji Kaltim

TIMURMEDIA, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Syahariah Mas’ud, mengkritik keras fasilitas embarkasi haji di Kota Balikpapan yang tidak sesuai. Apalagi, katanya, tiap tahun Kaltim mengirimkan ribuan jemaah haji ke sana.
Tahun ini, kuota haji yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi sebanyak 221 ribu orang. Terdiri atas kuota haji reguler 2025 sebanyak 203.320 jemaah dan kuota haji khusus sebanyak 17.680 jemaah. Dari jumlah tersebut, Kaltim mendapatkan jatah kuota haji reguler sebanyak 2.586 orang.
“Kita kirim ribuan jamaah tiap tahun, tapi fasilitasnya belum mencerminkan pelayanan prima,” cetusnya, saat rapat di Platinum Hotel & Convention Hall, Kota Balikpapan, Rabu (13/8/2025).
Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim yang lain, Fadly Imawan. Ia menjelaskan, jika berbicara pelayanan setara dengan provinsi lain, Kaltim harus berani meningkatkan standar. “Embarkasi adalah wajah pelayanan kita. Jangan sampai jamaah merasa dianaktirikan dibandingkan daerah lain,” tegasnya.
Selain itu, program Jospol yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, juga mendapat sorotan tajam. Damayanti, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, menolak jika bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai. “Kalau uang cash, risiko penyalahgunaan besar. Harus dalam bentuk paket perjalanan agar tepat sasaran,” pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi, mengingatkan jika ibadah haji merupakan hal yang sacral. Jangan sampai anggaran besar ini berubah menjadi peluang bisnis gelap. Kita harus menjaga amanah umat dan memastikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” tutupnya.
(tm/adv)