Alokasi Dana Desa Diprediksi Menurun, Ini Kata Komisi IV DPRD Kaltim

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Anggaran untuk desa dari Pemerintah Pusat diprediksi akan mengalami penurunan. Celakanya, di semester kedua 2025, serapan Dana Desa (DD) masih rendah di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim).

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, M. Darlis Pattalongi, meminta agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim melakukan langkah antisipasi secara tepat. Misalnya, bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami minta DPMPD untuk bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan dan pihak swasta lain, karena mereka punya kewajiban melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui CSR,” ujarnya, belum lama ini.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menekankan, DPMPD Kaltim harus mampu menjalin sinergi dengan perusahaan yang berada di sekitar desa. Khususnya di ring 1 dan ring 2. Tujuannya, agar penyaluran CSR benar-benar diarahkan pada kebutuhan mendesak masyarakat setempat.

“Kami meminta DPMPD untuk meningkatkan komunikasi agar CSR pershaan-perusahaan itu lebih diarahkan kepada apa yang menjadi kebutuhan di desa setempat,” tutup M. Darlis Pattalongi. (tm/adv)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page