Akhmed Reza Fachlevi Usulkan Konsultasi Lanjutan ke Kemenkeu dan Kementerian PU

TIMURMEDIA, BALIKPAPAN – Kunjungan kerja (kunker) Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim di Kota Balikpapan, pekan lalu, menghasilkan sejumlah rekomendasi. Salah satunya seperti yang disampaikan Akhmed Reza Fachlevi.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim itu, ada dua hal penting terkait PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang harus jadi atensi. Pertama, perbaikan infrastruktur jalan dan proses tukar guling Barang Milik Negara (BMN).

Kedua, agar dilakukan konsultasi lanjutan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan pendampingan langsung dari BBPJN Kaltim.

“Jika ada program strategis yang ingin diusulkan untuk anggaran tahun 2026, mohon disampaikan kepada anggota DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Red.) di pusat,” ujarnya.

“Tapi yang paling penting adalah koordinasi lintas kementerian agar proses tukar menukar jalan nasional ini dapat berjalan efektif,” timpal politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Sebagai informasi, dalam kunker ini, rombongan Komisi III DPRD Kaltim dipimpin oleh Ketua Komisi III Abdulloh,
Wakil Ketua Komisi III Akhmed Reza Fachlevi, dan Sekretaris Komisi III Abdurrahman KA.

Sejumlah Anggota Komisi III Kaltim juga hadir dalam kunker itu. Seperti Baharuddin Muin, Subandi, Syarifatul Sya’diah, Sayid Muziburachman, Abdul Rahman Agus, Husin Djufri, Abdul Rakhman Bolong, dan Arfan.

Sementara itu, hadir pula perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), dan PT KPC. Mereka diterima langsung oleh Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana. (*)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page