Agusriansyah Ridwan Dorong Evaluasi Program MBG

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Pelbagai kasus keracunan siswa usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG), membuat Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan khawatir. Pasalnya, program unggulan Pemerintah Pusat tersebut dinilai belum berjalan sesuai harapan.
“Meski digagas untuk memperbaiki kualitas gizi siswa sekolah, pelaksanaannya di lapangan masih menyisakan sejumlah persoalan,” jelasnya, saat ditemui di DPRD Kaltim, belum lama ini.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, evaluasi menyeluruh penting dilakukan agar manfaat program benar-benar dirasakan peserta didik. Sebab, salah satu akar masalah terletak pada pola distribusi makanan yang selama ini banyak diserahkan kepada pihak ketiga.
“Walaupun MBG di tengah-tengah ada problematiknya, tetapi ini merupakan Asta Cita dari Bapak Prabowo. Jadi evaluasi harus segera dilakukan,” pintanya.
“Semua kendala di lapangan mesti dipetakan dan diperbaiki, supaya tujuan peningkatan gizi benar-benar tercapai,” timpal Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Kaltim ini.
Ia mengusulkan, pengelolaan MBG tidak lagi didominasi pihak penyedia jasa. Melainkan dialihkan ke sekolah masing-masing. Dengan membentuk tim internal, sekolah dinilai lebih mampu mengatur menu sesuai kebutuhan siswanya.
“Sekolah lebih tahu kondisi dan selera lokal. Kalau dilaksanakan mandiri, distribusi lebih cepat, variasi makanan lebih sesuai, dan anak-anak bisa mendapat kualitas yang lebih baik,” terangnya. (tm/adv)