Disdikpora PPU Dorong Guru Terus Bertumbuh melalui Komunitas Belajar

Timur Media, Penajam – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong guru terus meningkatkan kompetensi melalui penguatan komunitas belajar di lingkungan sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikpora PPU Muhtar menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan rutin Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 Penajam. Forum yang diikuti guru sekolah dasar tersebut mengangkat tema “Bersatu, Berkarya, Berjaya” dengan semangat Guru Bertumbuh, Murid Berkembang, Sekolah Berdampak.
Muhtar mengatakan, KKG tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan rutin untuk memenuhi kebutuhan administrasi. Forum tersebut perlu dimanfaatkan sebagai ruang bagi guru untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan persoalan pembelajaran, serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi di kelas.
“Kegiatan KKG ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas formalitas atau pemenuhan kewajiban administrasi saja. Forum ini harus hidup dan menjadi wadah strategis bagi para guru untuk saling berbagi praktik baik, mendiskusikan kendala kurikulum, hingga memecahkan tantangan pembelajaran yang dihadapi di ruang kelas masing-masing,” ujar Muhtar.
Menurutnya, komunitas belajar dapat menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas profesional dan pedagogi guru. Melalui interaksi dan pertukaran praktik pembelajaran, guru dapat memperoleh referensi baru yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi sekolah masing-masing.
Muhtar mengapresiasi konsistensi pelaksanaan KKG Gugus 3 Penajam yang melibatkan SDN 011 Penajam, SDN 013 Penajam, SDN 024 Penajam, SDN 028 Penajam, SDN 037 Penajam, serta SD Islam Al-Muzamil.
Ia menilai kolaborasi antarguru menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan pemerataan mutu pendidikan di PPU. Tantangan pendidikan yang terus berkembang menuntut pendidik untuk memperbarui pengetahuan dan pendekatan pembelajaran secara berkelanjutan.
“Saya meminta dan mengimbau seluruh kepala sekolah dan guru yang tergabung dalam Gugus 3 Penajam untuk terlibat secara aktif tanpa terkecuali. Kehadiran komunitas belajar seperti KKG ini diharapkan mampu memperkuat mutu pedagogi pendidik,” katanya.
Muhtar menegaskan, peningkatan kompetensi guru pada akhirnya harus memberikan dampak terhadap proses belajar peserta didik. Karena itu, hasil diskusi dan praktik baik yang muncul dalam forum KKG diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
“Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama untuk mendidik anak-anak kita hari ini. Kita ingin menciptakan ekosistem sekolah yang adaptif dan berdampak luas. Artinya, perubahan positif yang dihasilkan dari ruang diskusi Kombel ini tidak berhenti di meja rapat, tetapi harus mewujud pada prestasi murid, kenyamanan belajar, dan lingkungan sekolah yang sehat,” tegasnya.
Penguatan komunitas belajar tersebut menjadi salah satu upaya Disdikpora PPU mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan karakter peserta didik, serta kebutuhan pembelajaran di sekolah. (ADV)