Libatkan Masyarakat dalam Pembangunan, Bapelitbang PPU Kembali Buka Lomba Inovasi pada 2027

Timur Media, Penajam – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana kembali menggelar lomba inovasi bagi masyarakat umum pada 2027.
Kegiatan tersebut disiapkan untuk membuka ruang bagi masyarakat menyampaikan gagasan dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah.
Kepala Bidang Inovasi, Teknologi dan Pengkajian Pengaturan Bapelitbang PPU, Anita Megawati, mengatakan lomba inovasi untuk masyarakat umum sebelumnya sudah pernah dilaksanakan. Namun, jumlah peserta saat itu masih terbatas.
“Beberapa tahun terakhir ini pernah kami buka untuk masyarakat umum, cuma peminatnya masih sedikit. Tapi insya Allah tahun depan kami buka lagi,” kata Anita.
Menurutnya, rencana tersebut turut didorong adanya masyarakat yang mulai menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti program inovasi. Beberapa pihak bahkan telah menghubunginya untuk menanyakan peluang keterlibatan dalam lomba tersebut.
“Ada. Sudah ada yang menghubungi saya untuk masyarakat umum,” ujarnya.
Anita menjelaskan, pengembangan inovasi di PPU selama ini tidak hanya menyasar organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah institusi seperti sekolah dan puskesmas juga menjadi bagian dari pengembangan inovasi daerah.
Dengan dibukanya kembali lomba bagi masyarakat umum, Bapelitbang berharap semakin banyak gagasan dari luar lingkungan pemerintahan yang dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi daerah.
Selain melalui lomba inovasi Bapelitbang, masyarakat juga dapat mengembangkan inovasi melalui program teknologi tepat guna (TTG) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Program tersebut menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan teknologi atau inovasi yang memiliki manfaat praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Bapelitbang menilai keterlibatan masyarakat penting untuk memperluas ekosistem inovasi di PPU sehingga pengembangan gagasan tidak hanya berasal dari pemerintah, sekolah, maupun fasilitas pelayanan kesehatan.
“Keterlibatan masyarakat umum dinilai penting untuk membuka peluang munculnya beragam ide yang dapat menunjang pembangunan.,” pungkasnya. (ADV)