Cadangan Pangan PPU Aman, Rencana Penambahan Terpangkas Harga

Timur Media, Penajam – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat cadangan pangan pemerintah (CPP) sebesar 92,25 ton termasuk dalam kategori aman. Dan berencana melakukan penambaha CPP sebanyak 30 ton tahun ini.

Namun, Kepala DKP PPU Mulyono mengatakan, dari rencana penambahan 30 ton tersebut, pemerintah daerah kini hanya dapat merealisasikan sekitar 5 hingga 6 ton.

“cadangan kita ada 92 ton 250 kilogram. Nah, terus rencana tahun ini kan nambah 30 ton,” kata Mulyono.

Stok cadangan pangan tersebut dikelola pemerintah daerah sebagai persediaan pangan yang dapat digunakan untuk menghadapi kondisi tertentu.

Mulyono menjelaskan, pemangkasan volume pengadaan terjadi setelah harga beras yang menjadi dasar perhitungan pengadaan mengalami kenaikan.

Pada perencanaan awal, harga beras berada di kisaran Rp12.600 per kilogram. Namun, berdasarkan perubahan harga dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga tersebut naik hampir Rp4.000 per kilogram.

“Berhubung ada perubahan harga dari Bapanas, per kilonya itu hampir Rp4.000 naiknya, jadi Rp16 sekian,” ujarnya.

Kenaikan harga tersebut membuat anggaran yang sebelumnya disiapkan tidak lagi mencukupi untuk merealisasikan tambahan stok sebesar 30 ton. DKP kemudian melakukan penyesuaian terhadap volume pengadaan agar tetap sesuai dengan kemampuan anggaran.

“Nah, otomatis pengadaan rencana 30 ton itu kita kurangi hanya sekitar 5-6 ton,” jelas Mulyono.

Selain mengurangi volume pembelian, sebagian anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pengadaan beras akan diarahkan untuk kebutuhan pemeliharaan gudang penyimpanan cadangan pangan.

“Sisanya kita ubah untuk biaya penyesuaian atau pemeliharaan di gudang,” katanya.

Menurut Mulyono, pemeliharaan gudang menjadi bagian penting dalam pengelolaan cadangan pangan karena fasilitas tersebut digunakan untuk menyimpan stok pemerintah. Kondisi gudang perlu dijaga agar penyimpanan pangan tetap berjalan dengan baik.

Dengan stok yang tersedia saat ini dan tambahan sekitar 5 hingga 6 ton, DKP PPU akan tetap mengelola CPP sesuai kemampuan anggaran. Penyesuaian pengadaan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga beras sekaligus kebutuhan pemeliharaan fasilitas penyimpanan.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu menyesuaikan perencanaan pengadaan dengan perubahan harga pangan agar pengelolaan cadangan pangan tetap berjalan dan penggunaan anggaran tetap efisien. (ADV)

 

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page