Bupati PPU Sebut Tiga Lokasi KNMP di PPU Sudah Berkontrak, Dua Titik Segera Menyusul

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mempercepat pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima lokasi yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK).
Dari lima lokasi tersebut, tiga titik telah menyelesaikan proses penandatanganan kontrak pengerjaan. Ketiganya berada di Kelurahan Nenang, Tanjung, dan Desa Api-api.
Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, penandatanganan kontrak tersebut menjadi tahapan penting sebelum pembangunan fisik KNMP mulai dilaksanakan di masing-masing lokasi.
“Tiga sudah berkontrak ya dari SK KNMP,” kata Mudyat.
Menurutnya, progres tersebut menunjukkan kesiapan Pemkab PPU dalam mendorong pelaksanaan program KNMP sebagai bagian dari upaya penataan dan pengembangan kawasan pesisir.
Sementara itu, dua lokasi lainnya, yakni Jenebora dan Babulu Laut, masih dalam proses penyelesaian administrasi. Pemkab PPU menargetkan kedua lokasi tersebut segera menyusul setelah persoalan terkait lahan diselesaikan.
Mudyat menjelaskan, kendala pada dua lokasi tersebut sebelumnya berkaitan dengan status dan penguasaan lahan. Sebagian lahan yang direncanakan untuk pembangunan KNMP masih dikuasai masyarakat.
Pemkab PPU kemudian melakukan koordinasi dengan Bank Tanah untuk memastikan ketersediaan lahan yang dibutuhkan bagi pembangunan KNMP.
Menurut Mudyat, koordinasi tersebut telah menghasilkan kesepakatan sehingga persoalan lahan di dua lokasi tersebut dapat ditindaklanjuti.
“Dengan tercapainya kesepakatan ini nantinya, proyek pembangunan KNMP di Jenebora dan Babulu Laut dipastikan siap dilaksanakan,” ujarnya.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Pemkab PPU juga meminta Dinas Perikanan melakukan peninjauan kembali terhadap kesiapan teknis di lapangan.
Peninjauan tersebut diperlukan agar tahapan pembangunan di setiap lokasi dapat disiapkan secara matang sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Program KNMP diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi kawasan permukiman nelayan, tetapi juga mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Penataan kawasan, penyediaan fasilitas pendukung, serta peningkatan kualitas lingkungan menjadi bagian dari tujuan pembangunan program tersebut. (ADV)