Pemkab PPU Kejar Pembangunan SNT Babulu

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) berupaya mengejar pembangunan Sekolah Nusantara Terpadu (SNT) di Kecamatan Babulu agar tetap dapat dimulai pada November 2026.
Upaya tersebut dilakukan setelah proses administrasi lahan yang menjadi salah satu persyaratan pembangunan sempat mengalami keterlambatan. Pemkab PPU telah menyurati Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meminta agar pembangunan SNT Babulu tetap masuk dalam tahap pertama pelaksanaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Muhtar, mengatakan persoalan administrasi pertanahan yang sebelumnya menghambat proses pengusulan kini telah diselesaikan.
“SNT sebenarnya aman. Hanya saja kemarin kita sempat terkendala pada sertifikasi lahan yang agak terlambat. Namun, saat jadwal penetapan sempat digeser, sertifikat kita justru sudah resmi keluar,” kata Muhtar, Selasa (29/9/2026).
Selain sertifikat lahan, dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) juga telah diselesaikan. Sementara dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) ditargetkan segera rampung.
“Insyaallah Kamis ini selesai semua. Pada dasarnya kita hanya terlambat beberapa hari saja dari tenggat awal,” ujarnya.
Keterlambatan administrasi tersebut sebelumnya berpotensi membuat pembangunan fisik SNT Babulu bergeser hingga Maret 2027. Karena itu, Pemkab PPU mengambil langkah dengan menyampaikan permohonan kepada tim koordinasi SNT di tingkat pusat.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi PPU untuk masuk dalam penetapan tahap pertama pembangunan SNT yang direncanakan dimulai November 2026.
Muhtar mengatakan saat ini terdapat 17 kabupaten/kota di Indonesia yang telah dinyatakan siap membangun dan tinggal menunggu penetapan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri.
Pemkab PPU berharap kelengkapan dokumen yang telah diselesaikan dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk tetap memasukkan Babulu dalam daftar daerah yang mendapatkan pembangunan pada tahap awal.
Pembangunan SNT Babulu direncanakan dengan nilai sekitar Rp250 miliar. Sekolah tersebut akan dikembangkan sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan fasilitas pendidikan berstandar modern dan kapasitas hingga 5.000 siswa.
Pemkab PPU berharap pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga fasilitas pendidikan tersebut dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik sekaligus memperkuat layanan pendidikan bagi masyarakat di wilayah Babulu dan sekitarnya.