Disdikpora PPU Perkuat Kompetensi Pengawas Hadapi Pembelajaran dan Teknologi AI

Timur Media, Penajam – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat kapasitas pengawas dan penilik pendidikan menghadapi perkembangan metode pembelajaran dan teknologi pendidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) Berbasis Kelompok Kerja Siklus 3.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Disdikpora PPU lantai II itu dibuka oleh Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora PPU serta para pengawas dan penilik pendidikan di lingkungan Disdikpora PPU.
Peserta pelatihan berasal dari pengawas jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta penilik. Mereka mendapatkan materi dan pendampingan dari dua fasilitator, yakni Pengawas SMP Fitrawati dan Pengawas TK Any Mariani.
Pendampingan difokuskan pada pemahaman penerapan pembelajaran mendalam, koding, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam konteks pendidikan. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pengawas dan penilik dalam memberikan pendampingan kepada satuan pendidikan.
Sekretaris Disdikpora PPU Durajat mengatakan, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kemendikdasmen ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi para pengawas dan penilik dalam memfasilitasi penerapan pembelajaran mendalam, koding, serta kecerdasan artifisial (AI) di satuan pendidikan wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Durajat.
Menurut Durajat, pengawas dan penilik memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pendamping pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan, seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran yang semakin dinamis.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami harap peserta mampu memahami konsep pembelajaran mendalam sekaligus mengembangkan kemampuan dalam mendampingi sekolah menerapkan koding dan teknologi kecerdasan artifisial secara tepat dalam proses pendidikan,” ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, Disdikpora PPU mendorong agar pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan perangkat atau aplikasi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Penguatan kapasitas pengawas dan penilik menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan penerapan pendekatan pembelajaran dan teknologi baru dapat berlangsung secara tepat di satuan pendidikan. Dengan pendampingan yang memadai, sekolah diharapkan lebih siap beradaptasi terhadap perubahan sekaligus menjaga kualitas proses pembelajaran.
Lepas Pengawas yang Purna Tugas
Di sela kegiatan tersebut, Disdikpora PPU juga menggelar acara perpisahan dan pelepasan purna tugas salah satu pengawas, Sutarmi.
Pelepasan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Sutarmi selama menjalankan tugas di lingkungan Disdikpora PPU, termasuk kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten PPU.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari penghargaan atas perjalanan pengabdian tenaga pendidik dan kependidikan yang telah turut berkontribusi dalam pembangunan sektor pendidikan di daerah. (ADV)