Menu Pangan Lokal Jadi Panduan Keluarga Anak Stunting

Timur Media, Penajam – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Penajam Paser Utara (PPU) mendorong edukasi gizi bagi keluarga anak stunting melalui pendekatan yang lebih praktis. Salah satunya dengan menyusun menu makanan bergizi berbahan pangan lokal yang nantinya dihimpun dalam sebuah buku panduan.
Kepala DP3AP2KB PPU, Jansje Grace Makisurat, mengatakan gagasan tersebut berangkat dari kebutuhan di lapangan. Menurutnya, edukasi mengenai makanan bergizi perlu disertai contoh nyata agar lebih mudah dipahami dan diterapkan keluarga di rumah.
“Jadi kami mencoba mengaplikasikan menu-menu bergizi untuk anak stunting yang nantinya kita akan buatkan buku. Jadi bukan hanya edukasi, tetapi ada contoh makanan yang bisa langsung diterapkan oleh keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, buku tersebut nantinya dapat menjadi rujukan sederhana bagi keluarga, kader, maupun penyuluh stunting. Panduan itu akan memuat contoh menu yang dapat membantu keluarga menerjemahkan edukasi gizi ke dalam makanan sehari-hari.
Menurut Grace, istilah makanan bergizi masih kerap dipahami secara umum. Orang tua mungkin mengetahui pentingnya makanan sehat, tetapi belum tentu mengetahui pilihan bahan, variasi menu, maupun cara mengolahnya sesuai dengan kebutuhan anak.
DP3AP2KB PPU memilih bahan pangan lokal yang mudah ditemukan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan membuat keluarga lebih mudah menyiapkan makanan bergizi tanpa harus menggunakan bahan yang mahal atau sulit diperoleh.
“Menu-menu ini temanya makanan yang dibuat dari bahan dan pangan lokal, jadi mudah didapatkan oleh keluarga yang stunting. Kita ingin makanan bergizi itu bisa dibuat dengan bahan yang memang ada di sekitar mereka,” tuturnya. (ADV)