Pendidikan Kependudukan Dikenalkan Sejak Dini, DP3AP2KB PPU Bidik Generasi Berkualitas

Timur Media, Penajam – Pendidikan kependudukan dinilai penting diberikan kepada peserta didik sejak usia sekolah. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu anak memahami berbagai persoalan kependudukan sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya merencanakan kehidupan sejak dini.
Hal tersebut menjadi salah satu tujuan pengembangan Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Program tersebut kembali diperkuat melalui kegiatan sosialisasi pengimbasan di SDN 013 Penajam, Selasa (28/7/2026) lalu.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan pengimbasan antara sekolah induk dan sekolah sasaran. Langkah ini dilakukan untuk memperluas penerapan pendidikan kependudukan agar tidak hanya diterapkan di satu sekolah.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten PPU turut hadir dalam kegiatan tersebut. DP3AP2KB PPU diwakili Rosma, Staf Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Pergerakan (P4).
Rosma mengatakan Program SSK merupakan program yang diinisiasi oleh BKKBN. Di Kabupaten PPU, DP3AP2KB menjadi perangkat daerah yang mengampu pelaksanaan program tersebut di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, SSK memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar memberikan pengetahuan tentang kependudukan. Program tersebut diharapkan dapat membantu membentuk peserta didik yang memiliki karakter, rasa tanggung jawab dan kemampuan merencanakan kehidupan.
“Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, kami membangun kesadaran peserta didik akan pentingnya perencanaan kehidupan, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab sebagai warga negara,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan kependudukan dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran maupun berbagai kegiatan sekolah. Dengan pendekatan tersebut, isu kependudukan dapat dikenalkan kepada anak melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan mereka.
Rosma juga memberikan apresiasi kepada SDN 013 Penajam yang telah berkomitmen mendukung pengembangan Program SSK. Sekolah tersebut dalam kegiatan ini menjadi sekolah induk yang akan melakukan pengimbasan kepada sekolah-sekolah sasaran.
“Terima kasih kepada Ibu Kepala SDN 013 Penajam yang telah berkenan mengundang DP3AP2KB pada kegiatan penandatanganan pengimbasan sekolah ini,” ujarnya.
Menurut Rosma, pengimbasan menjadi langkah penting untuk memperluas manfaat program. Sekolah induk dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada sekolah sasaran sehingga penerapan pendidikan kependudukan dapat dilakukan secara lebih luas.
Ia berharap program tersebut dapat membentuk pola pikir peserta didik mengenai masa depan. Anak tidak hanya diarahkan untuk memiliki prestasi di sekolah, tetapi juga memahami pentingnya tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan dan masyarakat.
Pendidikan kependudukan juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan. Pemahaman yang diberikan sejak dini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab ketika memasuki tahap kehidupan berikutnya.
Rosma mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan terhadap Program Sekolah Siaga Kependudukan. Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan keterlibatan sekolah, pemerintah, keluarga dan masyarakat.
Ia berharap SSK dapat terus berkembang di Kabupaten PPU dan diterapkan oleh semakin banyak satuan pendidikan. Dengan semakin luasnya jangkauan program, semakin banyak pula peserta didik yang mendapatkan pemahaman mengenai persoalan kependudukan.
“Harapan kami program ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi sekolah, peserta didik, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya. (ADV)