PKM Polnes di SD Islam Khasanah, Wahyudi: Pencegahan Jauh Lebih Penting

TIMURMEDIA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Jurusan Teknik Kimia (Tekim) Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) sukses menggelar pelatihan pencegahan kebakaran, Sabtu (29/8/2026). Para pesertanya adalah dewan guru Sekolah Dasar (SD) Islam Khasanah, Kota Samarinda. Pelatihan ini diikuti 10 peserta. Rangkaiannya meliputi sesi teori dan tanya jawab.

Ketua Tim PKM Polnes, Drs. Wahyudi, M.P., mengatakan pelatihan ini tak sekadar bertujuan meningkatkan kesadaran. Namun juga kewaspadaan tentang betapa pentingnya pencegahan kebakaran.

Ia menyatakan, pelatihan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kami melihat bahwa potensi kebakaran pada saat ini meningkat. Begitu pula bahaya kebakaran dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan sering kali tanpa kita duga,” katanya.

“Musibah ini tidak hanya mengancam harta benda, tetapi juga keselamatan jiwa manusia,” timpal Wahyudi.

Oleh karena itu, katanya, pencegahan jauh lebih penting dan utama dibandingkan dengan penanggulangan setelah kejadian. Makanya, melalui pelatihan ini, PKM Polnes ingin meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, serta pengetahuan praktis mengenai langkah-langkah antisipasi dini di lingkungan masyarakat. Baik terkait instalasi listrik, penggunaan kompor gas, maupun penanganan pertama saat api mulai muncul.

“Dan melalui pelatihan ini, kami dapat mengedukasi para dewan guru SD Islam Khasanah Kota Samarinda tentang pentingnya pencegahan kebakaran tersebut agar mereka mampu memahami dan mengetahui petapa pentingnya pencegahan kebakaran tersebut,” akunya.

Sejalan dengan itu, Kepala SD Islam Khasanah Kota Samarinda, Abdul Azis Iftori, S.Pd, mengapresiasi inisiatif ini. Ia berharap pelatihan pencegahan kebakaran dapat terus berlanjut.

Tujuannya tak lain agar para dewan guru dapat meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kebakaran tersebut. “Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PKM Politeknik Negeri Samarinda serta seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini,” tegasnya.

Abdul Azis Iftori juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang telah meluangkan waktun untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini. “Saya berharap ilmu dan simulasi yang didapatkan dapat disimak dengan baik, dipahami, dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari risiko kebakaran,” tandasnya. (*)

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page