Reses Soroti Infrastruktur Dasar

Reses Soroti Infrastruktur Dasar
Suasana reses anggota DPRD Kota Balikpapan di RT 05 dan RT 06, Kelurahan Sepinggan Raya, pada Ahad, 3 Mei 2026, berjalan hangat. Namun di balik forum yang berlangsung sederhana itu, tersimpan keluhan lama warga: infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Air bersih, sanitasi lingkungan, hingga minimnya ruang terbuka publik menjadi persoalan yang banyak disampaikan masyarakat. Warga menilai pembangunan di kawasan sekitar bergerak cepat, tetapi belum sepenuhnya diikuti peningkatan kualitas fasilitas dasar di lingkungan permukiman.
Dalam forum tersebut, Wahyullah Bandung menyoroti perlunya keterlibatan lebih besar dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan Sepinggan Raya, termasuk Angkasa Pura. Menurut dia, program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR seharusnya diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Permintaan itu bukan tanpa alasan. Warga menyebut bantuan CSR yang selama ini disalurkan melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memang telah berjalan, namun skalanya dinilai masih terbatas. Sementara kebutuhan lingkungan terus bertambah seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan pembangunan di kawasan sekitar bandara dan pusat usaha.
Di tengah pertumbuhan kawasan strategis tersebut, masyarakat berharap kehadiran perusahaan tidak hanya terlihat dari geliat bisnis dan infrastruktur kota, tetapi juga terasa dalam kehidupan sehari-hari warga sekitar.
Bagi sebagian warga, persoalannya sesungguhnya sederhana: ketika kawasan terus berkembang, kualitas hidup masyarakat di sekitarnya juga semestinya ikut tumbuh.
Red.