DP3AP2KB PPU Mulai Pendampingan Evaluasi KLA

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) sejak 2 April 2026 lalu melakukan pendampingan evaluasi mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA).
Agenda perdana dimulai dengan kunjungan tim pendamping ke Dinas Sosial Kabupaten PPU. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam proses evaluasi yang dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2026 mendatang.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi antarperangkat daerah guna memastikan seluruh indikator dalam Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak (RAD KLA) dapat diimplementasikan secara optimal.
Melalui RAD KLA, Pemkab PPU menginginkan arah kebijakan yang terukur dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan di berbagai sektor pembangunan.
Dalam beberapa pertemuan seperti ke Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU, dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU),, tim melakukan verifikasi mendalam terhadap dokumen pendukung yang menjadi syarat utama dalam penilaian evaluasi KLA tahun ini. Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian antara program kerja Dinas Sosial dengan target capaian yang telah ditetapkan dalam RAD KLA.
Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan (PPHAP) DP3AP2KB PPU, Sisvana Damayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan solusi teknis terhadap berbagai kendala yang dihadapi perangkat daerah dalam proses penginputan data evaluasi mandiri.
“Pendampingan ini penting agar setiap perangkat daerah dapat memahami indikator penilaian secara detail dan mampu memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” ujarnya, Selasa, 14 April 2026.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab PPU dapat lebih siap dalam menghadapi evaluasi KLA Tahun 2026.
Pemerintah daerah pun mengajak seluruh pihak untuk mendukung semangat kolaborasi ini demi mewujudkan Penajam Paser Utara sebagai daerah yang aman, nyaman, dan ramah anak. Sehingga tidak hanya menargetkan predikat utama, namun juga bisa bermanfaat bagi masyarakat PPU
“PPU optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam evaluasi Kabupaten Layak Anak tahun ini,” tutupnya. (ADV)