Pemkab PPU Ringankan Beban Petani Lewat Bantuan Sarana Produksi

Timur Media, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meluncurkan langkah konkret untuk meringankan beban biaya produksi para petani. Bantuan sarana pertanian diberikan kepada Gapoktan, Kelompok Tani, dan Kelompok Wanita Tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus menekan pengeluaran petani di musim tanam mendatang.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, mewakili Bupati PPU Mudyat Noor. Bantuan tersebut meliputi pupuk non subsidi, benih, pembenah tanah, dan sprayer yang sangat diperlukan untuk memperlancar kegiatan produksi.
Menurut Andi, salah satu tantangan utama sektor pertanian saat ini adalah tingginya biaya faktor input. Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap petani dapat melakukan budidaya dengan lebih efisien dan menghasilkan panen lebih maksimal.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi pengeluaran petani. Jika biaya input berkurang, maka pendapatan petani dapat meningkat lebih signifikan,” ungkapnya.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pengelolaan lahan seluas 500 hektar di Desa Sebakung Jaya, Gunung Intan, dan Gunung Mulia. Selain itu, pupuk non subsidi bagi petani miskin juga dibagikan kepada 41 petani dari berbagai kecamatan di PPU.
Tidak hanya itu, bantuan pupuk, benih, dan sprayer diberikan kepada 15 kelompok P2B sebagai dukungan dalam pengembangan pangan berbasis pekarangan. Pemerintah juga menyalurkan benih padi mandiri kepada satu kelompok untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan utama.
Dinas Pertanian PPU menegaskan bahwa pendampingan teknis juga akan dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya agar bantuan tersebut tidak hanya menjadi dukungan sesaat, tetapi mampu meningkatkan efektivitas budidaya di lapangan.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan, tapi juga memastikan pendampingan agar petani bisa memanfaatkan sarana tersebut dengan tepat dan menghasilkan panen yang lebih baik,” jelas Andi. (ADV/No)