DPRD Kaltim Tunggu Asistemsi Pemprov

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyatakan masih menunggu hasil asistensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi dasar penentuan langkah penyesuaian anggaran yang harus dilakukan selanjutnya.
Dana transfer yang dipotong tersebut berasal dari total potensi anggaran daerah yang mencapai Rp13 triliun hingga Rp15 triliun. Langkah strategis bersama para Kepala Daerah di Kaltim dijadwalkan segera digelar untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi ‘badai’ pengurangan dana pusat tersebut.
“Tahun kemarin kan Rp20 triliun, dengan adanya pengurangan kita akan bahas lagi bersama Gubernur, Walikota dan Bupati,” katanya.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga membeberkan, pembahasan APBD 2026 yang sudah diketok pada 8 September lalu kini kemungkinan besar akan dibuka kembali untuk ditinjau ulang.
Ia menggarisbawahi sektor-sektor strategis seperti infrastruktur dan layanan publik yang menjadi fokus Utama. “Kami akan melakukan peninjauan ulang bersama pemerintah daerah,” ujarnya. (tm/adv)