Infrastruktur Pendidikan Jadi PR Pemprov

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, memperhatikan kondisi fisik pendidikan yang masih buruk di wilayahnya. Ia menyoroti perlunya perbaikan infrastruktur pendidikan di Kaltim.
“Walaupun anggaran pendidikan mencapai 20 persen, saya melihat anggaran untuk infrastruktur fisik pendidikan masih buruk,” ungkapnya.
Seno Aji berharap bahwa SD dan SMP di Kaltim tidak lagi mengalami kondisi yang memprihatinkan. Meskipun beasiswa Kaltim telah tuntas, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi fisik sekolah di wilayah ini.
“Saya minta kedepan SD atau SMP tidak ada lagi kondisi fisiknya yang memprihatinkan,” tegasnya.
Pada 2023 lalu, dana sebesar 1,2 triliun rupiah juga telah dialokasikan untuk Kaltim dengan 176.653 penerima bantuan pendidikan mulai dari jenjang SD hingga S3. Namun, Ananda Emira Moeis percaya bahwa perbaikan fisik sekolah tetap menjadi prioritas yang harus dihadapi.
Selain dari sektor pendidikan, politisi PDIP ini juga mengemukakan permintaan terkait infrastruktur jalan. Ia meminta perhatian khusus untuk infrastruktur jalan seperti Jalan Kubar-Mahulu dan Tenggarong-Tabang yang merupakan bagian dari jalan provinsi. Ananda Emira Moeismendesak agar fasilitas segera ditingkatkan untuk memastikan akses yang lebih baik bagi masyarakat Kaltim.
“Saya juga meminta kepada pemprov Kaltim untuk memperhatikan jalan provinsi Kubar – Mahulu dan Tenggarong – Tabang,” tandasnya. (tm/adv)