Pansus Penyelenggaraan Pendidikan Bahasa Tiga Isu Strategis

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Tiga isu strategis dibahas tuntas oleh Panitia Khusus (Pansus) Penyelenggara Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (19/9/2025) kemarin. Digelar di Gedung D, Lantai III, Kantor DPRD Kaltim, rapat ini dihadiri Ketua Pansus Penyelenggara Pendidikan DPRD Kaltim Sarkowi V. Zahry, Wakil Ketua Pansus Penyelenggara Pendidikan Agusriansyah Ridwan, serta sejumlah staf ahli dan tim teknis.

Dalam penjelasannya, Sarkowi V. Zahry menjelaskan, ada tiga isu strategis yang menjadi pondasi utama dalam penyusunan Rancanan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Pendidikan. Pertama, pemberian bantuan pendidikan gratis.

Kedua, pengembangan karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Ketiga, penguatan kapasitas “Kami ingin memastikan bantuan pendidikan gratis bisa menjangkau jenjang perguruan tinggi,” jelasnya.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini, kebijakan itu dilakukan sebagai bentuk keberpihakan terhadap hak dasar masyarakat Kaltim. “Makanya, kami menekankan pentingnya pengembangan karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” terangnya.

Bagi politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, pengembangan karakter diperlukan agar peserta didik tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik. Tetapi juga kuat secara moral. “Ini terkit dengan isu ketiga, penguatan kapasitas guru. Ini menjadi perhatian serius kami,” paparnya.

Sarkowi V. Zahry menyatakan, untuk kebijakan ini, alasannya adalah kualitas pembelajaran sangat bergantung pada kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik. “Semua ini harus berjalan seiring dengan reformasi sistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” tandasnya. (tm/adv)

 

Selengkapnya...
Back to top button

You cannot copy content of this page