Prestasi Merosot, SKOI Kaltim Disorot

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Performa para atlet muda Benua Etam di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI), jadi sorotan serius Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim). Saat rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, belum lama ini, kritik tajam tersebut disampaikan Fadly Imawan.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menyatakan, sejak pengelolaan SKOI Kaltim berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, prestasi para atlet di sana turun drastis. Ia mengatakan, pembinaan atlet di SKOI Kaltim, harusnya menjadi domain Dispora Kaltim. Bukan Disdikbud Kaltim. “Biar lebih fokus dan terarah,” tegas Fadly Imawan.
Lebih jauh, ia menjelaskan, salah satu cabang olahraga (cabor) di SKOI Kaltim yang jadi sorotan adalah sepak bola. Anjloknya prestasi di cabor ini seharusnya jadi alarm penting bagi semua pihak terkait. “Artinya, sistem pembinaan perlu evaluasi menyeluruh,” jelas Fadly Imawan.
Makanya, ke depan, ia mendorong adanya satu mata anggaran khusus untuk olahraga di Kaltim. Termasuk dana taktis yang fleksibel. “Olahraga itu bukan hanya soal latihan. Tanpa event, tanpa dukungan anggaran, atlet kita akan kehilangan semangat dan arah,” tutup Fadly Imawan.
Sebagai informasi, SKOI Kaltim terletak di Gelanggang Olahraga (GOR) Utama Palaran, Kota Samarinda. Tepatnya di Jalan H. A. M. M. Rifaddin, Simpang Pasir, Kecamatan Palaran.
Selain itu, rapat kerja ini dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Baba dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim M. Darlis Pattalongi, serta dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Kaltim. Seperti Hartono Basuki, Agus Aras, Fadly Imawan, dan Damayanti. (tm/adv)