1.300 PPPK di Tiga Sektor Terima SK Pengangkatan, Walikota Samarinda Ingatkan soal Integritas

TIMURMEDIA, SAMARINDA – Sebanyak 1.300 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Mereka berasal dari pelbagai sektor strategis. Seperti pendidikan, kesehatan, hingga teknis. Prosesi berlangsung di Aula Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, Kota Samarinda, Senin (28/4/2025).
Kata Walikota Samarinda, Andi Harun, pengangkatan PPPK tahun ini merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mempercepat pembangunan dan memperbaiki layanan kepada masyarakat. “Kehadiran PPPK ini menjadi amunisi baru untuk mempercepat pelayanan publik dan mendorong percepatan pembangunan di Kota Samarinda,” ucapnya, saat memberikan sambutan.
Andi Harun menyatakan, tugas utama seorang pegawai bukan sekadar melaksanakan pekerjaan administrative. Melainkan membawa dampak positif yang nyata bagi warga. “Kita semua hadir untuk melayani. Ukuran keberhasilan kita adalah seberapa besar masyarakat merasakan manfaat kehadiran kita,” ujarnya.
Disamping itu, Andi Harun mengingatkan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan terus berinovasi demi mendukung program-program pemerintah daerah. “Integritas itu pondasi utama. Tanpa integritas, jabatan atau keahlian sehebat apapun tidak akan membawa manfaat maksimal bagi rakyat,” ungkapnya.
Andi Harun memahami, ada tantangan kesejahteraan pegawai yang masih perlu diperjuangkan. Makanya, Pemkot Samarinda berkomitmen meningkatkan kesejahteraan seiring pertumbuhan pendapatan daerah. “Kalau kita disiplin, bekerja keras, pendapatan daerah meningkat, maka kesejahteraan pegawai pun akan ikut terangkat,” katanya.
Wali Kota Andi Harun mengajak seluruh PPPK untuk bersama-sama membangun Samarinda menjadi kota yang maju dan berdaya saing. “Ini momentum untuk berlari lebih cepat. Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, di sektor pendidikan, dari 950 formasi guru, sebanyak 178 peserta dinyatakan lulus seleksi. Di bidang kesehatan, dari 271 formasi yang tersedia, 151 orang berhasil lolos. Sedangkan untuk sektor teknis, dari 979 formasi, 971 peserta dinyatakan lulus. (TM/Adv/DiskominfoSamarinda)