Raup Muin Minta Jangan Sampai Investasi Malah Timbulkan Masalah Baru

Timur Media, Penajam – Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, mengingatkan Pemerintah Kabupaten agar tidak tergesa-gesa membuka keran investasi tanpa mempertimbangkan risiko yang bisa ditimbulkan. Ia menegaskan, semangat membangun daerah melalui investasi harus dibarengi dengan ketelitian dalam memilih mitra usaha.
Menurut Raup, ketergantungan PPU pada Dana Bagi Hasil (DBH) memang membuat Pemkab harus mencari sumber-sumber pendanaan lain. Namun, ia meminta agar langkah membuka ruang investasi dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak asal menerima investor.
“Kita memang butuh tambahan pendapatan, tapi jangan sampai asal ambil,” tegasnya.
Raup menekankan pentingnya aspek kepatuhan terhadap hukum dan etika sosial dalam proses investasi. Ia mengaku prihatin dengan beberapa kejadian di masa lalu, di mana kehadiran investor justru membawa konflik sosial dan masalah lingkungan.
“Ada yang tidak patuh administrasi, bahkan acuh terhadap masyarakat. Itu yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya pengawasan terhadap perusahaan yang sudah beroperasi. Menurutnya, tanpa kontrol yang ketat, maka potensi masalah akan terus berulang. DPRD pun mendorong adanya sistem evaluasi berkala terhadap investor, baik yang baru maupun yang sudah eksis di PPU.
“Jangan sampai nanti kita menerima investor, tapi ternyata dia tidak punya komitmen. Sudah terlanjur jalan, susah menegurnya,” kata Raup.
Raup juga prihatin bahwa belum adanya sistem perlindungan hukum yang memadai bagi investor dan masyarakat secara seimbang. Ia menyarankan adanya penguatan regulasi daerah agar investasi bisa berjalan sesuai harapan.
“Perlu ada mekanisme agar kedua belah pihak sama-sama terlindungi,” tambahnya. (ADV)